Puisi Cinta - Cinta memang adalah perasaan yang aneh karena seberapa kuat-pun perasaan itu ada di hati kita, kita tetap tidak sanggup mengutarakannya. Bisa jadi karena memang cinta tersebut tumbuh dalam pribadi tertutup dan tidak terlalu pandai berkata-kata, atau mungkin tumbuh untuk orang yangtidak sepantasnya. Bahkan tak jarang ada beberapa orang yang memendam perasaan cinta seumur hidupnya. Tetapi rasanya hal tersebut tidak terlalu berlaku di dunia modern, karena perkembangan teknologi selain mendobrak pakem yang selama ini diyakini oleh masyarakat juga mengubah paradigma tentangcinta. Semakin banyak karya-karya yang bertemakan cinta dipublikasikan baik di media-media elektronik maupun media-media di dunia maya. Hal ini membuka mata bahwa cinta memang bukan hal yang tabu untuk diutarakan. Tidak mengenal usia dan gender. Dan salah satu cara yang paling tepat digunakan untuk menyatakn cinta adalah dengan Puisi Cinta.
Puisi Cinta yang dihasilkan dari jiwa yang sedang dilanda asmara pasti akan terdengar sangat merdu, indah dan penuh makna. Apalagi jika puisi cinta tersebut di baca oleh orang yang kita cintai, ia mungkin akan langsung jatuh hati dan membalas cinta kita. Nah, untuk anda yang tidak terlalu pandai merangkai kata, anda tidak perlu cemas karena saat ini tersebar ribuan bahkan jutaan karya-karya bertemakan cinta, terutama puisi, yang berasal dari seluruh belahan dunia, baik penulis profesional maupun penulis amatir. Dan di bawah ini sengaja telah kami rangkum kumpulan Puisi Cinta yang indah dan menyentuh hati, selamat menikmati :
TENTANG HATIKU
Oleh Febi "bee"
Aku,
Pernah merasa terluka karena mu
Kamu,
Pernah menoreh pedih dihatiku
Kita,
Pernah juga terbakar api amarah yang sama
Acapkali aku berucap ingin mengabaikanmu
Membencimu,
Dan menghapus semua tentangmu
Tapi yang kusadari kini
Kamu tak pernah beranjak pergi
Separah apapun luka yang kamu beri
Ada bagian dalam kalbuku yang selalu mengingatmu,mengenangmu
dan merindu.....
Berharap suatu waktu untuk menatapmu lagi dan lagi
Kamu....
Yang tlah pergi dan takkan kembali
Kan kubiarkan satu sisi kalbuku menghuni tentangmu
Hari ini , esok , tanpa batasan waktu
Selamanya.... seperti janjimu dulu....
Jumat, 27 Maret 2015
[Tugas Soft Skill 2.1] Menceritakan Apa Kebudayaan Yang Menghambat Perkembangan pada Diri Sendiri.
KEBUDAYAAN BETAWI
Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta.
Sejumlah pihak berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. Apa yang disebut dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Arab, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Tionghoa.
Namun pihak lain berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa pada masa lalu ternyata tidak sepenuhnya benar karena eksistensi suku Betawi menurut sejarawan Sagiman MD telah ada serta mendiami Jakarta dan sekitarnya sejak zaman batu baru atau pada zaman Neoliticum, penduduk asli Betawi adalah penduduk Nusa Jawa sebagaimana orang Sunda, Jawa, dan Madura.[1] Pendapat Sagiman MD tersebut senada dengan Uka Tjandarasasmita yang mengeluarkan monografinya "Jakarta Raya dan Sekitarnya Dari Zaman Prasejarah Hingga Kerajaan Pajajaran (1977)" mengungkapkan bahwa Penduduk Asli Jakarta telah ada pada sekitar tahun 3500 - 3000 sebelum masehi.
Namun menurut sebagian Peneliti yang sepaham dengan Lance Castles yang pernah meneliti tentang Penduduk Jakarta dimana Jurnal Penelitiannya diterbitkan tahun 1967 oleh Cornell University dikatakan bahwa secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda keBatavia. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Bali, Bugis, Makassar,dan Ambon, serta suku-suku pendatang, seperti Arab, India, Tionghoa, danEropa.
Pada penelitiannya Lance Castles menitik beratkan pada empat sketsa sejarah yaitu:
- Daghregister, yaitu catatan harian tahun 1673 yang dibuat Belanda yang berdiam di dalam kota benteng Batavia.
- Catatan Thomas Stanford Raffles dalam History of Java pada tahun 1815.
- Catatan penduduk pada Encyclopaedia van Nederlandsch Indie tahun 1893
- Sensus penduduk yang dibuat pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1930.
Dimana semua sketsa sejarahanya dimulai pada tahun 1673 (Pada Akhir Abad ke 17), sketsa inilah yang oleh sebagian ahli lainnya dirasakan kurang lengkap untuk menjelaskan asal mula Suku Betawi dikarenakan dalam Babad Tanah Jawa yang ada pada abad ke 15 (tahun 1400-an Masehi) sudah ditemukan kata "Negeri Betawi". Suku Betawi secara geografis terletak di pulau Jawa, namun secara sosiokultural lebih dekat pada budaya Melayu Islam.
Langganan:
Postingan (Atom)