Jumat, 15 April 2016

Apa itu Search Engine

Search engine adalah sistem database yang dirancang untuk mengindex alamat-alamat website di internet . Untuk melaksanakan tugasnya ini, search engine atau mesin pencari memiliki program khusus yang biasanya disebut spider crawler. Pada saat Anda mendaftarkan sebuah alamat website (URL), spider dari search engine tersebut akan menerima dan menganalisa URL tersebut lalu mengcrawlnya.
Dengan proses dan prosedur yang serba otomatis, spider ini akan memutuskan apakah web yang anda daftarkan layak diterima atau tidak pada search engine tersebut. Jika layak, spider akan langsung menambahkan alamat URL tersebut ke sistem database mereka. Rangking-pun segera ditetapkan dengan algoritma dan caranya masing-masing. Jika tidak layak, terpaksa Anda harus bersabar dan mengulangi pendaftaran diwaktu yang lain. Jadi semua yang namanya search engine, pasti memiliki program yang disebut Spider crawler. Dan program inilah yang sebenarnya menentukan posisi web site Anda di search engine tersebut.

FUNGSI SEARCH ENGINE:
 
Fungsi dan manfaat search engine
search engine mempunyai bebrapa fungsi dan manfaat yang berguna bagi kita yang suka browsing anta lain adalah:



  1. mesin pencari merupakan tempat kebanyakan orang mencari sesuatu via internet. Menurut survei hampir 90% pengguna internet memakai mesin pencari untuk mencari lokasi tertentu di internet. dan di antara mesin pencari yang ada, google merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan.
  2. Sebagian besar pengguna mesin pencari tidak pernah melewatkan dua halaman pertama dari mesin pencari.
  3. Sebuah informasi yang mudah di akses oleh semua orang baik dalam maupun luar negeri.
  4. Memudahkan Masyarakat dalam mencari informasi di internet.

Navigasi yang baik pada sebuah website

Navigasi adalah petunjuk posisi dan arah perjalanan. Di dalam dunia web, navigasi dianggap penting agar user yang sedang berada di dalam halaman tertentu tidak tersesat dan mudah menemukan halaman-halaman lain dalam website Anda.

Biasanya, pada sebuah website, navigasi tertampil pada menu dan link yang terstruktur. Seringkali, saat kita membuka sebuah website, kita merasa kesal karena tidak mendapatkan halaman website yang dicari dikarenakan navigasi yang ruwet dan tidak jelas.

Website yang dibangun Proweb mempunyai navigasi yang mudah dan simpel. Bagaimana langkah-langkahnya?

Menentukan konsep
Sebuah web yang akan di bangun harus memiliki konsep, yaitu garis besar navigasi dari sebuah website yang akan dibuat. Konsep tersebut memuat navigasi dasar yang sering kami sebut bentuk "tree view" (bercabang dan beranting). Artinya konten bersifat general/umum atau konten bersifat hingga mendetail.

Letak Navigasi
Pada halaman utama, kita sebut index memuat menu-menu pokok yang bersifat umum. Ada baiknya buat shortcut-shortcut atau quicklinks sehingga pengunjung bisa langsung masuk ke halaman yang dimaksud. Menu - menu yang sering dijadikan shortcut adalah, welcome note, products, news/article, gallery, livechat, links, contact. Shortcut-shortcut yang dibuat pun tergantung pada jenis website apakah company profile atau product cataloque, dll. Biasanya shortcut dibuat untuk menonjolkan suatu produk atau konten tertentu.
Mengikuti "tree view" yang sudah di jelaskan di atas, maka percabangan dari menu-menu utama diletakkan pada halaman-halaman cabang dari index.

Nama Menu harus jelas dan singkat
Kata yang terdapat pada menu harus mampu memberikan petunjuk yang jelas dan singkat. Nama menu mewakili isi konten. Gunakan istilah-istilah yang umum, singkat, dan mudah dipahami. Misal: Home, About Us, Services, Products, News, Articles, Contact Us.

Menu dan links harus eye-catching
Menu harus dibuat menonjol atau eye-catching agar mudah dikenali. Hal ini harus digabungkan dengan unsur estetika sehingga menu-menu tadi dapat sejalan dengan konsep web yang dibuat.
Links dibuat berbeda saat di hover/diklik agar pengunjung merasakan perubahan yang terjadi, dan menginformasikan bahwa links tersebut dapat di klik dan menuntun pengunjung ke halaman lain.
Pakai font style yang cocok, warna yang sesuai dan penentuan besar kecil ukuran font juga berpengaruh terhadap tampilan website.

Konsisten
Letak menu pada setiap halaman sebuah website sebisa mungkin tidak berubah sehingga pengunjung tidak kebingungan mencari-cari menu pada halaman yang berbeda. Misalnya pada halaman index, menu utama berada diatas, pada halaman cabang, dapat di tampilkan menu utama diatas  pula setelah itu pada halaman-halaman cabang yang terdapat sub-menu bisa di tampilkan di sebelah kiri atau kanan halaman. Atau jika mengikuti tren saat ini, Anda bisa menampilkan drop down/pull down menu, hal ini dilakukan pada setiap halamandari index sampai pada halaman cabang dan ranting.

Petunjuk bagi pengunjung
Website yang baik adalah yang memuat informasi halaman web yang sedang ditampilkan. Misal pada saat pengunjung berada di halaman sub menu dari About Us, contoh history, maka pada konten berilah judul About us dan dibawahnya tulisan History. Cara lain, beri sesuatu yang eye-catching/highlight menu utama yaitu About Us lalu beri judul History di atas konten .
Petunjuk lain yang perlu diperhatikan juga adalah struktur singkat halaman website yang sedang di tampilkan. Menyambung contoh yang diatas, strukturnya adalah Home > About Us > History.

Sitemap dan link pada setiap halaman
Pastikan pada setiap halaman website Anda memiliki link antar halaman, antar menu terutama link ke halaman index. Ini akan memudahkan dan mempersingkat pencarian halaman-halaman oleh pengunjung jika website Anda dibangun dalam struktur menu dan submenu yang kompleks.

Hubungi kami
Tentunya Anda membangun sebuah website agar informasi atau produk Anda lebih dikenal orang, bahkan Anda berharap dapat menjaring si pengunjung untuk terus berkunjung ke website Anda dan membeli produk Anda. Maka ada baiknya di website tersebut, tinggalkan alamat, email dan no. kontak Anda agar mereka bisa menghubungi Anda secara langsung atau melalui surat elektronik, Anda juga bisa melakukan feedback terhadap mereka, karena informasi tentang mereka telah Anda dapatkan saat mereka melakukan submit di halaman Contact Us.

Jika pengunjung merasa nyaman dalam mengunjungi website Anda, maka website Anda menjadi mudah diingat dan dikenali sehingga semakin baik pula rating website Anda.

Bermacam-macam Perilaku Pengguna dalam Browsing

Web dan Perilaku penggunga

(Interaksi manusia dan komputer / IMK )

Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) atau yang sering disebut dengan Human Computer Interaction (HCI) merupakan sebuah studi yang mempelajari tentang manusia, teknologi, dan bagaimana mereka saling berinteraksi. HCI merupakan hubungan antara manusia dengan komputer baik itu secara langsung mau pun tidak langsung. Human yang dimaksud di sini adalah seseorang atau organisasi yang terdiri dari banyak orang yang bekerja secara bersama-sama untuk tujuan atau visi tertentu. Sedangkan computer merupakan sebuah alat atau pun device seperti desktop, PC, mobile, smartphone, dan lain sebagainya yang juga bisa digunakan untuk berkomunikasi, untuk browsing internet, untuk membuat program, untuk bermain game, atau pun hal-hal lain yang bisa dilakukan oleh manusia dan mendukung kegiatan manusia tersebut. Sedangkan interaction merupakan sebuah hubungan timbal balik atau komunikasi antar komputer dan manusia baik secara langsung mau pun tidak langsung dan hubungan ini memiliki manfaat yang lebih bagi manusia itu sendiri.
Namun kali ini yang akan dibahas adalah perilaku pengguna dan web, dimana web merupakan salah satu hasil dari interaksi antara manusia dengan komputer yang sangat bermanfaat dan sedang berkembang sangat pesat saat ini.
1. Perilaku navigasi
Ada dua tipe navigasi. Yang pertama adalah yang standar, yang memberikan overview dan peta penjelajahan situs. Biasanya bisa ditemukan secara konsisten baik di bagian atas, samping atau footer. Yang kedua adalah navigasi versi advance. Jenis ini masih bertujuan memberikan alat untuk menelusuri situs, namun dengan cara lebih spesifik. Misal lewat kategori, pengarang, produsen, range harga, dan lain lain. Navigasi semacam ini sebenarnya mirip dengan fitur search namun sudah diberi antar muka yang lebih intuitif.
2. Perliaku pencarian
Fitur pencarian di dalam sebuah telah di desain sedemikian rupa dengan batasan-batasan tertentu. Ketika situs Anda tumbuh tentunya  Anda akan semakin tahu pola pemakaian oleh pengguna. Termasuk di dalamnya adalah pola pencarian dalam rangka mendapatkan pengalaman terbaik dalam pemanfaatan situs.
3. Rekomendasi Web
Web recomendation atau rekomendasi web merupakan layanan web yang merekomendasikan atau menyarankan beberapa saran kepada pengguna yang membutuhkan suatu informasi tertentu.
4. Web Merefleksikan Perilaku Sosial
Web pun dapat merefleksikan perilaki sosial masyarakatnya, dengan adanya alat pengukur banyaknya orang/ IP address yang mengakses web tersebut dapat menunjukkan bahwa web tersebut menarik perhatian masyarakat dan pastinya akan mempengaruhi sikap sosial seaeoramg contohnya seseorang yang sering mengakses situs belanja online akan mempunyai gaya hidup yang boros karena tergiur oleh harga yang lebih murah daripada conter ataupun diskon-diskon yang ada. berita online biasanya lebih cepat atau up to date dalam menyampaikan berita terbaru. Masyarakat/pembaca yang membuka web berita itu pun lebih cepat untuk mengetahui peristiwa yang baru terjadi.
5. Web Mempengaruhi Perilaku Sosial
Web sebagai salah satu bentuk teknologi dan informasi yang sangat populer di masyarakat menjadi salah satu pemicu yang mempengaruhi perilaku sosial masyarakat. ada 2 dampak yang dimbulkan yaitu :
1. Dampak positif :
  • lebih cepat dan mudah dalam meyelesaikan pekerjaan dalam hal ini berarti membantu pekerjaan manusia
  • dapat berkomunikasi dengan baik tidak peduli jarak dan waktu sehingga membuat manusia saling berinteraksi dengan mudah
  • mudah mencari informasi serta berbelanja online pun dapat dilakuka
2. Dampak negatif :
  • munculnya banyak penipu yang memanfaatkan internet
  • adanya plagiatisme
  • munculnya pencurian/hack
  • munculnya banyak konyen-konten dewasa yang seharusnya tidak dilihat anak kecil dapat merusak mental
  • bahaya kesehatan akibat radiasi yang ditimbulkan oleh komputer itu sendiri

Web Content Model Generatif dan Web Annotations


  MODEL GENERATIVE

Generative models dan Discriminative models adalah dua model yang secara general dikenal di dunia pattern recognition. Biasanya setiap metode dapat dikategorikan ke dalam salah satu atau kedua model tersebut (dalam kasus hybrid methods). Perbedaan mencolok antara keduanya adalah, Generative models mengasumsikan bahwapembentukan setiap pattern di atur oleh set parameters. Di lain pihak, Discriminative models lebih fokus kepada pembentukan decision boundaries yang mana akan digunakan sebagai batas pembeda antar patterns. Dalam prakteknya decision boundaries bisa sangat kompleks, atau sangat mudah seperti sebuah garis linear. Perlu diketahui bahwa pembentukan decision boundaries tidak hanya ekslusif ada di Discriminative models. Generative models juga dapat membuat decision boundaries.

WEB ANNOTATIONS

Web Annotations merupakan penggabungan dari beberapa tampilan web seperti :
Tagging adalah kata yang belum lama dilahirkan. Dahulu sebelum ada tagging, dunia informasi yang ada di internet berserakan dan tidak tersusun berdasarkan kategorinya.
Hal itu bagaikan, perpustakaan tanpa ada pengurusnya atau pustakawan. Nah sekarang dengan adanya tagging, para pengguna internet diminta saling membantu untuk menyusun informasi berdasarkan kategori, popularitas dan kesukaannya, termasuk juga berita-berita terkini.
Google pun diam-diam sudah memasukkan sistem tag, semacam fitur bookmark ke dalam my Search History, hal ini memungkinkan Anda melakukan tagging dan menaruh komentar ke setiap situs web yang Anda kunjungi.
Title dan Meta Tag adalah Tag HTML khusus yang dimasukkan ke dalam halaman Web/blog Anda dan sering tidak langsung terlihat oleh pengunjung Anda. Tujuan utama Title dan Meta Tags adalah untuk membantu sebuah mesin pencari, katalog dan mengkategorikan halaman Web/blog Anda sehingga mereka yang mencari produk atau jasa Anda dapat menemukan Anda. Ada banyak jenis Meta Tag yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Dan seperti yang telah uprian katakan, fokus kita di sini adalah yang utama / paling umum digunakan dengan Search Engine Optimization (SEO).
Rich snippet adalah tampilan hasil pencarian yang di-markup sehingga terlihat lebih menarik. Rich snippet sama sekali tidak mempengaruhi peringkat, hanya membantu pengguna Google untuk memilih sebuah hasil dengan informasi yang anda berikan. Rich snippet ini membuat hasil pencarian untuk blog anda tampak berbeda sehingga bisa menaikkan tingkat klik yang anda peroleh.

Web Content Model Retorika

MODEL RETORIKA DI WEB

     Retorika berarti mempunyai keinginan untuk berbicara baik secara umum maupun khusus, yang dapat dilakukan dalam beberapa kelompok untuk mencapai suatu tujuan tertentu (misalnya memberikan informasi data atau memberikan informasi). Oleh karena itu pembicaraan adalah suatu kemampuan khusus manusia. Untuk menyampaikan jalan pikirannya kepada orang lain.
Aristoteles mendefinisikan retorika sebagai “kemampuan untuk melihat atau mengidentifikasi dalam keadaan tertentu sarana yang tersedia persuasi.” Menganalisis retorika berfokus pada “bagaimana” dan “mengapa” persuasi daripada apa hal-hal tertentu orang katakan atau tulis agar persuasif . Salah satu cara komponen strategi retoris adalah dengan menggunakan Segitiga Retoris. Model ini menempatkan ke dalam kerangka umum interaksi antara berbagai aktor dan perangkat dalam persuasi. Tiga Banding retorik adalah strategi utama yang digunakan untuk membujuk penonton/audience dan juga perangkat penting untuk memahami ketika membangun atau mendekonstruksi argumen. Retorika adalah sebuah seni berkomunikasi efektif dengan wicara. Retorika merujuk pada suatu teknik pemakaian bahasa sebagai seni, yang didasarkan pada suatu pengetahuan yang tersusun baik.
Segitiga retoris memungkinkan Anda untuk secara efektif menganalisis teks yang berbeda sebuah argumen untuk strategi retoris dan perangkat. Model ini membentuk proses retoris menjadi bagian-bagian dikelola dan berbeda melalui Segitiga Retoris dan Tiga Banding Retoris:
Segitiga retoris terdiri dari tiga komponen yang hadir dalam setiap proses persuasif:
§ Penulis: orang yang menghasilkan teks.
§ Pemirsa: orang / orang yang menerima / teks.
§ Teks: pesan yang disampaikan dari penulis untuk penonton
Banding retoris: tiga jalan utama dimana orang dibujuk.
§ Logos: Strategi alasan, logika, atau fakta. Setiap jenis argumen yang menarik bagi sisi rasional seseorang adalah menarik untuk logo.
§ Ethos: ” Karakter” Banding ke etos Strategi kredibilitas, wewenang, atau menunjukkan penulis kepercayaan, keahlian dan kejujuran dan berusaha untuk menempatkan penulis dalam cahaya yang lebih positif untuk penonton.
§ Pathos: Strategi emosi dan mempengaruhi. Pathos menarik bagi rasa audiens kemarahan, kesedihan, atau kegembiraan.
Aristoteles berpendapat bahwa logos adalah bentuk terkuat dan paling dapat diandalkan dari persuasi, bentuk yang paling efektif persuasi, bagaimanapun, menggunakan ketiga banding. Ethos pada halaman web merupakan identitas dari web tersebut yang disajikan oleh penulis atau pembuat web sebagai situs buatannya. dapat berupa warna, lambang dan ciri khas lainnya.

Perkembangan WEB

PERKEMBANGAN WAB
Website berupa halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga dapat diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan komponent atau kumpulan komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk dikunjungi. 

Sejarah Singkat Web 

Website telah mengalami beberapa perubahan semenjak pertama kali di temukan pada tahun 1991 oleh Sir Timothy John, Tim Berners-Lee. Pada awalnya tujuan dari dibuatnya website pada saat itu yakni untuk mempermudah tukar menukar dan memperbaharui informasi kepada sesama peneliti di tempat mereka bekerja.
Kemudian website dipublikasikan ke publik setelah adanya pengumuman dari CERN pada tanggal 30 april 1993. CERN menyatakan bahwa website dapat digunakan secara gratis oleh semua orang. Pada saat ini pengertian website sudah masuk ke dalam ranah publik karena sudah bisa digunakan oleh semua orang dimanapun dan kapanpun.
Hingga saat ini perkembangan web telah sampai pada generasi 3.0. yang menjadikan media berbagi informasi tersebut menjadi salah satu unsur pokok bagi kehidupan manusia.
Secara garis besar, website bisa digolongkan menjadi 3 bagian yaitu:
1. Website Statis
2. Website Dinamis
3. Website Interaktif

Website Statis adalah web yang mempunyai halaman tidak berubah. Artinya adalah untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan secara manual dengan

mengedit code yang menjadi struktur dari website tersebut.
Website Dinamis merupakan website yang secara struktur diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman backend untuk mengedit kontent dari website. Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita atau web portal yang didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan sebagainya.


WEB 1.0 

Web 1.0 adalah merupakan teknologi web yang pertama kali digunakan dalam aplikasi world wide web, atau ada yang menyebut web 1.0. sebagai www itu sendiri yang banyak digunakan dalam situs web yang bersifat personal.
Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
1. Merupakan halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan.
2. Halaman masih didesain sebagai html murni, yang ‘hanya’ memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi
3. Biasanya hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang intens
4. Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingga komunikasi biasanya baru satu arah. 


WEB 2.0 

Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O'Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada
konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O'Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.
Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:
"Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”
Beberapa ciri atau karakteristik web 2.0
1. Web sebagai platform
2. Data sebagai pengendali utama
3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan "open source")
5. Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
6. Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
7. Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user
WEB SCIENCE 

Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. .Web science dipercaya banyak orang seperti pimpinan bisnis, pengusaha dan pembuat polis dari seluruh dunia. Kelahiran Web Science
didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.
Dengan adanya web science kita tidak mengenal lagi belajar dengan batasan tempat dan waktu, kita dapat berkomunikasi dengan para kompeten kapanpun dan dimanapun tanpa bertatap muka secara langsung. Kita dapat mendapatkan informasi dibidang IPTEK dengan langsung melakukan percakapan dengan para ahli.
Berikut merupakan bagan pembagian manfaat web science diberbagai bidang. 


WEB SEMANTIC 

Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.
Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Web Semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.
Web Semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web Semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database. 

sumber : http://perkembanganwebmasadepan.blogspot.co.id/