Kamis, 20 April 2017

Pengertian Game Berjaringan [Penulisan 8]

Game Online atau sering disebut Online Games adalah sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN maupun Internet). Sebuah game online adalah permainan video yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan komputer , menggunakan komputer pribadi atau konsol video game. Jaringan ini biasanya internet atau teknologi setara, tetapi game selalu digunakan apa pun teknologi yang saat ini:modem sebelum Internet, dan keras kabel terminal sebelum modem.Perluasan game online telah mencerminkan keseluruhan perluasan jaringan komputer dari jaringan lokal kecil ke internet dan pertumbuhan akses internet itu sendiri. Game online dapat berkisar dari yang sederhana lingkungan berbasis teks grafis game menggabungkan kompleks dan dunia maya dihuni oleh banyak pemain secara bersamaan. Banyak permainan online terkait komunitas online, membuat game online suatu bentuk kegiatan sosial di luar permainan pemain tunggal.

Perkembangan game online sendiri tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan computer itu sendiri. Meledaknya game online sendiri merupakan cerminan dari pesatnya jaringan computer yang dahulunya berskala kecil (small local network) sampai menjadi internet dan terus berkembang sampai sekarang. Games Online saat ini tidaklah sama seperti ketika games online diperkenalkan untuk pertama kalinya. Pada saat muncul pertama kalinya tahun 1960, computer hanya bisa dipakai untuk 2 orang saja untuk bermain game. Lalu muncullah computer dengan kemampuan time-sharing sehingga pemain yang bisa memainkan game tersebut bisa lebih banyak dan tidak harus berada di suatu ruangan yang sama (Multiplayer Games).

Lalu pada tahun 1970 ketika muncul jaringan computer berbasis paket (packet based computer networking), jaringan computer tidak hanya sebatas LAN saja tetapi sudah mencakup WAN dan menjadi Internet. Game online pertama kali muncul kebanyakan adalah game-game simulasi perang ataupun pesawat yang dipakai untuk kepentingan militer yang akhirnya dilepas lalu dikomersialkan, game-game ini kemudian menginspirasi game-game yang lain muncul dan berkembang. Pada tahun 2001 adalah puncak dari demam dotcom, sehingga penyebaran informasi mengenai game online semakin cepat



sumber    :    http://amaliafataham.blogspot.co.id/2015/04/game-berjaringan.html

Penampilan Grafik Game pada Komputer dan Handphone [Penulisan 7]

Pengertian Visibility merupakan  tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Biasanya pada video game terdapat istilah scene 2.5D. Sebenarnya istilah tersebut tidak berbeda jauh dari scene 2D (dua dimensi). Hanya saja 2.5D memiliki beberapa fitur tambahan berupa efek cahaya, bayangan dan sebagainya  yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3D.
Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa gambarnya di render secara 3D. Teori grafik 2.5D ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.

Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:
·         3 Dimensi object/model
ini merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.

·         2 Dimensi graphic
Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti  langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.


Kegunaan 2.5D dalam game adalah sebagai pengaturan gerakan seperti golden axe, double dragon, path finding yang biasanya cukup sederhana. Hal ini berguna untuk mengikuti posisi pemain dan agar game lebih 'hidup'. Pada video game, biasanya scene 2.5D ini lebih digunakan dalam visualisasi geografis (GVIS) untuk membantu memahami representasi visual spasial-kognitif atau visualisasi 3D.

Flow Chart UI pada sebuah Game [Penulisan 6]






·                     start : jika memulai game langsung menuju ke main menu.
·                     main menu : di main menu ada 3 tombol yaitu menuju ke mulai permainan, petunjuk, keluar.
·                     mukai main : di mulai main ada akan menjalankan isi game sampai berakhir ke skor.
·                     skor : pada skor ter dapat dua pilihan lanjut atau tidak, jika lanjut akan langsung menuju main menu, jika tidak program akan mati

·                     petunjuk : disini terdapat tampilan petunjuk permainan, dan terdapat tombol kembali.

Interaksi fisik manusia pada lingkungan game [Penulisan 5]

Interaksi fisik manusia pada lingkungan game
Dimulai dengan Efek Fisik dalam Teknologi Game ,game adalah suatu hiburan bagi banyak orang dan berbagai kalangan beragam umur. Game di ciptakan untuk anak berusia 3 tahun hingga lansia berumur 70 tahun walaupun pada kenyataannya banyak anak kecil di bawah tiga tahun sudah dapat bermain game atau terdapat lansia berusia di atas70 tahun yang memainkan game yang tidak di peruntukan untuk dirinya contohnya adalah game-game yang menguji adrenalin dan memacu denyut jantung.
Terkadang kita sangat sulit untuk meninggalkan aktivitas tersebut karena kita sudah menjadi candi terhadap aktivitas tersebut, tentunya efek candu tersebut berdampak pada interaksi fisik yang akan kita rasakan, mulai dari efek fisik positif dan negatif.

·         Efek Positif
            Setiap game memiliki tingkat kesulitan/Level yang berbeda. Umumya permainan ini dilengkapi peta, persenjataan, karakter yang berbeda-beda. Untuk menyelesaikan level atau mengalahkan musuh secara efisien diperlukan strategi. Permainan game Online akan melatih pemainnya untuk dapat memenangkan permainan dengan cepat, efisien dan menghasilkan lebih banyak poin.
a.       Meningkatkan konsentrasi. kemampuan konsentrasi pemain game Online akan meningkat karena mereka harus menyelesaikan beberapa tugas, mencari celah yang mungkin bisa dilewati dan memonitor jalannya permainan. Semakin sulit, sebuah permainan maka semakin diperlukan tingkat kosentrasi yang tinggi.
b.      Meningkatkan koordinasi tangan dan mata (Motorik). Penelitian yang dilakukan di Manchester University dan Central Lanchashire University menyatakan bahwa orang yang bermain game 18 jam seminggu atau sekitar 2,5 jam/hari dapat meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan meningkatkan kemampuan membaca. Psikolog dari Finland Univesity menyatakan bahwa game meningkatkan kemampuan membaca pada anak-anak. Jadi pendapat yang menyatakan bahwa jenis permainan ini menurunkan tingkat minat baca anak sangat tidak beralasan.
Efek Negatif
            Kecanduan. Seperti yang disebutkan pada awal tulisan ini, kebahagiaan dan kesenangan yang dirasakan para gamer pada saat memainkan game, akan membuat orang tersebut ‘merindukan’ suasana hati yang mereka rasakan selama bermain game, sehingga mereka akan cenderung kembali bermain dan bermain lagi untuk mencari sensasi yang mereka rasakan tersebut. Untuk mencegah hal ini, adalah dengan membatasi waktu bermain game. Misalnya, 2 atau 3x dalam satu minggu dengan jangka waktu 1-2 jam.

Efek fisik manusia ketika main game
Diantara banyaknya sisi positif yang di dapatkan dari game banyak pula hal-hal negatif yang di timbulkan jika kita "kecanduan" terhadap game yang berefek pada kesehatan fisik. Inilah hal-hal negatif jika kecanduan bermain game:
a.       Kurang Tidur
b.      Mengisolasi diri
c.       Depresi
d.      Stress
e.       Agresif
f.        Bahaya Radiasi dan

g.      Kelelahan