A.
Teknologi Game
Game/permainan adalah sesuatu yang sangat digemari oleh anak-anak
hingga orang dewasa. Game berarti “hiburan”. Permainan game juga merujuk pada
pengertian sebagai “kelincahan intelektual” (intellectual playability).
Sementara kata “game” bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi
pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan
intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu
menarik untuk dimainkan secara maksimal.
Beberapa waktu lalu istilah “game” yang dalam bahasa Indonesia adalah
“permainan” identik dengan anak-anak selaku pemain. Tentunya dalam
permainan itu suatu kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak yang menurut mereka
itu dapat menyenangkan hati mereka. Segala bentuk kegiatan yang memerlukan
pemikiran, kelincahan intelektual dan pencapaian terhadap target tertentu dapat
dikatakan sebagai game. Tetapi yang akan dibahas pada kesempatan ini adalah
game yang terdapat di komputer, baik off line maupun online.
Saat ini perkembangan games di komputer sangat cepat. Para pengelola
industri game berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyata dan
menarik untuk para pemainnya. Hal inilah yang membuat perkembangan games di
komputer sangat cepat. Sehingga games bukan hanya sekedar permainan untuk
mengisi waktu luang atau sekedar hobi. Melainkan sebuah cara untuk meningkatkan
kreatifitas dan tingkat intelektual para penggunanya.
Aplikasi games dapat dijalankan pada berbagai platform. Beberapa platform
media yang bisa dijadikan pilihan untuk advergames adalah :
1. Personal Computer berupa aplikasi games pada PC. Games ini
dijalankan pada personal computer. Pada media Personal Computer, durasi waktu
penayangan adalah tidak terbatas, selama games tersebut bagus dan mampu
menghibur audience/pemain, maka selama itulah tingkat kemungkinan untuk dilihat
audience akan semakin tinggi. Pembuatan Games ini biasanya menggunakan Language
C++ / C#, membutuhkan waktu 3-6 bulan tergantung dengan kompleksitas games
tersebut.
2. Web Based Games. Yaitu aplikasi games yang diletakkan pada server di
internet dimana audience/pemain hanya perlu menggunakan akses internet dan
browser untuk mengakses games tersebut. Corporate yang memiliki keinginan
mengumpulkan komunitas internet dan sekaligus memperkenalkan product/brandnya
kepada komunitas Internet sangat cocok memilih media games online internet ini.
Pilihan ini banyak digunakan karena dapat meningkatkan traffic pada suatu
website Bila games yang dibutuhkan simple maka diperlukan waktu pengembangan
yang relative lebih singkat 1-2 bulan.
3. SmartPhones/PocketPC. Aplikasi games yang jalan pada mobile devices
bersistem operasi Windows Mobile 2003/2004 ataupun windows mobile 5.0. Product
yang memiliki target market status ekonomi A,B dan karakter pengusaha/
eksekutif muda sangat cocok apabila menggunakan media PocketPC/SmartPhones
sebagai bagian aktivitas kegiatan advertising. Games bertemakan strategi
ataupun simulasi bisnis pada umumnya lebih disukai oleh orang-orang golongan
ini. Waktu pengembangan biasanya memerlukan waktu 3-6 bulan tergantung dengan
kompleksitas games tersebut.
4.CellPhones / Mobile Phones. Aplikasi games untuk cell-phones atau
mobile phones sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan potensial
pelanggan dengan golongan Status Ekonomi Responden A,B dan C. Produk yang
memiliki target golongan ABG, remaja, anak kuliah, eksekutif muda sangat tepat
menggunakan media ini, mengingat pada golongan inilah mereka suka sekali
mencoba dan mengeksplorasi features aplikasi yang tersedia pada
mobile/cellphones mereka. Mereka biasanya aktif mencari aplikasi bersifat fun
atau game yang dapat mengisi waktu senggang mereka. Waktu pengembangan untuk
membuat aplikasi pada devices ini relative lebih pendek yaitu 1-3 bulan
tergantung dengan kompleksitas games tersebut.
https://witanduty.wordpress.com/6/
B.
Bisnis Game Komputer
Di zaman modern ini, tidak
dipungkiri lagi bahwa game sangat berperan untuk sebagian besar pengguna
teknologi, terutama pengguna komputer. Game merupakan sarana hiburan di tengah
padatnya aktvitas yang dilalui. Namun, game ternyata juga dapat dijadikan sebuah
bisnis yang menjanjikan. Dengan hobi para gamer ini, tentu terdapat peluang
untuk mendapatkan profit.
Bisnis dalam game komputer
berkembang pesat seiring dengan berkembangnya teknologi canggih saat ini.
Dahulu kita hanya dapat menikmati game yang tersedia di dalam komputer itu
sendiri, seperti pinball dan solitaire. Namun sekarang sudah tersedia game
online, dan juga games yang dapat didownload baik free maupun berbayar. Games
berbayar juga merupakan bisnis karena sama saja dengan kita mengeluarkan uang
untuk membeli sebuah barang. Games berbayar ini biasanya memberikan kepuasan
tersendiri bagi pembelinya, karena terdapat fitur yang bagus di dalamnya.
Perkembangan lainnya ialah warung internet atau yang sering kita dengar dengan
istilah warnet. Warnet kini identik dengan game online yang mereka sediakan,
adapun game berbayar yang disediakan warnet sehingga kita hanya tinggal
memainkannya. Baik anak kecil hingga orang dewasa mempunyai hobi bermain game
online ini. Dengan menyediakan tempat, perangkat komputer yang lengkap, dan
fasilitas pendukung lainnya, membuat gamers betah berlama-lama untuk bermain.
Beberapa waktu lalu istilah
“game” yang dalam bahasa Indonesia adalah “permainan” identik dengan
anak-anak selaku pemain. Tentunya dalam permainan itu suatu kegiatan yang
dilakukan oleh anak-anak yang menurut mereka itu dapat menyenangkan hati
mereka. Segala bentuk kegiatan yang memerlukan pemikiran, kelincahan
intelektual dan pencapaian terhadap target tertentu dapat dikatakan sebagai
game. Tetapi yang akan dibahas pada kesempatan ini adalah game yang terdapat di
komputer, baik off line maupun online.
Saat ini perkembangan games
di komputer sangat cepat. Para pengelola industri game berlomba-lomba untuk
menciptakan game yang lebih nyata dan menarik untuk para pemainnya. Hal inilah
yang membuat perkembangan games di komputer sangat cepat. Sehingga games bukan
hanya sekedar permainan untuk mengisi waktu luang atau sekedar hobi. Melainkan
sebuah cara untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkat intelektual para
penggunanya.
Mereka biasanya aktif mencari aplikasi
bersifat fun atau game yang dapat mengisi waktu senggang mereka. Waktu
pengembangan untuk membuat aplikasi pada devices ini relative lebih pendek
yaitu 1-3 bulan tergantung dengan kompleksitas games tersebut.
Industri game memang masih
terbilang baru di Indonesia. Kendati begitu, perkembangannya sudah sangat pesat
dan menjadi bisnis yang sangat menggiurkan. Penyebab utamanya adalah
berkembangnya era teknologi dan komunikasi.
Perkembangan ini terlihat
dari banyaknya game center yang terus bermunculan, terutama yang menyediakan
jasa gameonline. Bukan tanpa alasan game online menjadi semakin marak dan
digandrungi, karena fasilitas online memungkinkan sebuah game dapat dimainkan
oleh 100 orang lebih secara bersama-sama dalam satu waktu.
“Bisnis game online di dalam
negeri masih besar, disebabkan ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas 6% dari
tahun ke tahun. Besarnya potensi pasar tersebut memberikan dukungan kepada
Megaxus untuk tetap eksis,” kata Eva Mulawati, Managing Director PT. Megaxus
Infotech dalam peluncurangame ‘Heroes of Atarsia’ di Senayan City, Jakarta.
“(Bahkan) jumlah pemain game
online Indonesia meningkat antara 5% hingga 10% setiap tahunnya, terutama
karena semakin pesatnya infrastruktur internet,” tambahnya.
Masuknya game online ke
Indonesia sendiri baru terjadi pada tahun 2001 dengan masuknya Nexia Online.
Sejak saat itu, berbagai game dari masing-masing genre seperti action, sports,
hingga RPG (Role-Playing Game) terus bermunculan
Akibatnya, tidak bisa
dipungkiri bahwa game telah menjadi gaya hidup tersendiri. Mulai dari game di
Facebook, game offline (PC, PlayStation, mobile), serta game online (PC dan
mobile) kerap dimainkan oleh masyarakat Indonesia. Komunitas-komunitas berbasis
game pun bermunculan. Alhasil, industri game pun jadi kian kompetitif.
“Industri game di Indonesia
sangat marak dan kompetitif dengan market potensial yang sangat besar,” ucap
Eva. “Saat ini game sudah menjadi sebuah lifestyle,” lanjutnya.
“Diharapkan, perkembangan
industri game dapat memperoleh perhatian dan dukungan pemerintah, karena
industri game sangat potensial dalam meningkatkan perekonomian negara,” harap
Eva.
Menurut catatan Megaxus,
sepanjang tahun 2013, industri game di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak
35% dari tahun sebelumnya, dengan pendapatan senilai US$ 190 juta, dan ada
lebih dari 25 juta pemain game online (sekitar 80% via PC kemudian 20% lewat
mobile).
C.
3D ENGINE
Game Engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan
pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk
bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti
Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan
oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D
grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script,
animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading,
dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering
dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk
menciptakan permainan yang berbeda.
Tipe – tipe Game
Engine
Game engine biasanya datang
dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan
pemrogramman. Tapi dalam pembahasan sekarang ini, ketimbang harus me-list semua
jenis game engine yang ada di wikipedia, mendingan kita bahas garis besar nya saja.
Roll-your-own game engine.
Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan
engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX
atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang
menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah
membuat semuanya dari nol.
Biasanya, game engine tipe
ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia gratis, juga
memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam mengintegrasikan
komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri.
Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang
balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk
menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya dalam
beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
Mostly-ready game engines.
Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada
developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model
dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang,
sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.
Biasanya game engine semacam
ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine
sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi
terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan
engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine nya itu sendiri untuk
mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine seperti ini, Unreal
Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang sudah sangat optimal
dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan serta merta
menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer game.
Point-and-click engines.
Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat dibatasi, tapi
dibuat sangat user friendly. Kamu bahkan bisa mulai membuat game mu sendiri
menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan
sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang
kamu banget.
Kekurangannya terletak pada
terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan, dan biasanya hal ini mencakup
semuanya, mulai dari grafis, hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine
jenis ini nggak berguna, bagi developer cerdas dan berdaya kreativitas tinggi,
game engine bapuk seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan,
seperti Flow. Game engine seperti ini memang ditujukan bagi developer yang
ingin menyingkat waktu pemrogramman, dan secepatnya merilis game game mereka.
Beberapa contoh
jenis game engine :
1. Freeware game engine/open source game engine.
·
Golden T
Game Engine (GTGE)
·
Axiom
Engine
·
Allegro
Library
·
Box2D
·
Build
Engine
·
Cube
·
Cube 2
·
DarkPlaces
·
jMonkeyEngine
(jME)
·
Panda3D
·
Sphere
·
Blender
Game Engine
2. Commercial engines/game engine berbayar (komersial).
·
Alamo
·
A.L.I.V.E
·
BigWorld
·
DXStudio
·
Dunia
Engine
·
Euphoria
·
GameStudio
·
Jade Engine
·
Jedi
·
Medusa
·
RPG Maker
VX
·
RPG Maker
XP
·
RPG Maker
2003
·
RPG Maker
95
·
Vision
Engine
3. Engine Berbayar Untuk membuat game 3D:
·
3D Game
Maker
·
3D Game
Studio
·
DarkBASIC
·
TrueVision
·
FPS Creator
·
Blade 3D
·
Source
·
Esenthel
for commercial
·
Torque 3D
·
Shiva 3D
·
CryEngine
Tidak ada komentar:
Posting Komentar